Game PUGB Berdosa di Aceh, Phasmophobia Jadi Game Terlaris

Game PUGB Berdosa di Aceh, Phasmophobia Jadi Game Terlaris

Sabtu, 31 Oktober 2020


Bagi anda pecinta game online Player Unknown’s Battlegrounds (PUGB) dan sejenisnya dan saat ini menetap di Aceh, harus wanti-wanti karena ada larangan untuk segera meninggalkan game tersebut.  Permainan ini dikecam karena dianggap mengandung kekerasan dan peperangan.


Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Permusyarawatan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, Teungku Abdurrani Adian.


Menurutnya bagi setiap orang yang tertangkap basah memainkan game ini layak mendapat hukuman cambuk di muka umum sebagai konsekuensi dari pelanggar syariat Islam di tanah Rencong.


“Jadi sangat layak di Aceh sebagai negeri syariat ini, pelaku yang melakukan tindakan haram yang dilarang dalam agama Islam, sangat layak diseret diberi sanksi untuk dihukum cambuk sesuai aturan yang berlaku di Aceh.” kata Teungku Abdurrani Adian di Meulaboh seperti dilansir Antara


Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh pada Juni 2019 lalu telah mengeluarkan fatwa haram memainkan permainan daring PUGB dan sejenisnya.


Fatwa tersebut dikeluarkan karena permainan daring tersebut dinilai banyak menimbulkan efek negatif bagi masyarakat, secara khusus generasi muda, karena permainan ini mengandung kekerasan dan peperangan, sehingga dikhawatirkan berdampak terhadap akhlak dan psikologis pemain game tersebut.


Teungku Abdurrani melanjutkan, meski fatwa haram game daring PUGB dan sejenisnya saat ini belum ditindaklanjuti di dalam pemberian sanksi hukuman cambuk, namun ia menyatakan Pemerintah Aceh sudah bisa melakukan ketentuan tersebut agar pemain PUGB dan sejenisnya bisa diberi sanksi.


“Game PUGB memang sudah diterbitkan fatwa haramnya oleh MPU Aceh (meski penerapannya belum dilakukan), namun sebagai seorang muslim, apabila terus memainkan game tersebut tentu mereka akan berdosa. Mereka juga akan mempertanggungjawabkan dosanya di akhirat kelak,” sambungnya.


Untuk itu ia berharap kepada Pemerintah Provinsi Aceh segera merealisasikan fatwa tersebut agar pemain PUGB dan sejenisnya di Aceh agar diberi hukuman cambuk, sesuai dengan Qanum atau Perda Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat yang sudah berlaku lama di negeri serambi Mekkah.


Phasmophobia Game Terlaris Steam Minggu Lalu


Hanya dalam tempo tiga bulan di tahun 2020, kita sudah bertemu dengan tiga buah game indie berbeda yang masing-masing punya identitas yang unik dan dan tidak saling terkait satu dengan lainnya.


Dimulai dari Fall Guys yang jadi fenomena dan diikuti Among Us yang masih secara aktif dimainkan hingga sekarang. Kini giliran game bertema horor, Phasmophobia yang menguasai tren dan juga memiliki angka penjualan yang fantastis.


Game Phasmophobia  menjadi salah satu game yang secara aktif dimainkan oleh banyak streamer ternama dan dijadikan sebagai konten utama, game ini juga mendulang prestasi dari sisi penjualan.


Meski belum diketahui secara pasti, namun data dari Daniel Ahmad, salah satu analis game ternama menyebut bahwa Phasmophobia  berhasil tampil sebagai game terlaris di Steam pada Minggu terakhir di tanggal 18 Oktober 2020.


Setelah tampil di tiga besar minggu sebelumnya, Phasmophobia  berhasil memuncaki tangga mengalahkan game Cyberpunk 2077, Baldur’s Gate, serta Among Us dan Fall guys.


Phasmophobia saat ini masih dalam format Early Access dan dapat dimainkan dalam format VR atau pun non-VR.


Daftar Game Terpopuler di Steam:


• Phasmophobia VR

• Baldur’s Gate 3

• Among Us

• Cyberpunk 2077

• Valve Index VR Kit

• Age of Empires III: Definitive Edition

• Fall Guys

• FIFA 21

• Grand Theft Auto V

• Hades


Demikian informasi tentang pelarangan game PUGB di Aceh dan status Phasmophobia  sebagai game paling populer di pekan lalu dilangsir dari berita-teknologi.com pada (27-10-2020).