Masih Populer, Pokemon Go Raup Laba Rp 14 Triliun Tahun Ini

Masih Populer, Pokemon Go Raup Laba Rp 14 Triliun Tahun Ini

Kamis, 12 November 2020


Meskipun untuk mencari Pokemon di luar kini jauh lebih susah akibat pandemi Covid-19, namun siapa sangka Game Pokemon Go masih terbilang populer di tahun ini. Hal ini dibuktikan dengan pendapatan yang diraihnya di tahun 2020.


Menurut lembaga riset Sensor Tower, dikutip dari laman GameSpot, Rabu, 4 November 2020, gim Pokemon Go berhasil meraup keuntungan sebesar 1 miliar dolar atau sekitar Rp 14,5 triliun. Torehan ini membuat total pendapatan game yang diluncurkan pada Juli 2016 ini menjadi sebesar 4,2 miliar dolar atau sekitar Rp 62 triliun.


Menurut lembaga riset Sensor Tower, dikutip dari laman GameSpot, Rabu, 4 November 2020, gim Pokemon Go berhasil meraup keuntungan sebesar 1 miliar dolar atau sekitar Rp 14,5 triliun. Torehan ini membuat total pendapatan game yang diluncurkan pada Juli 2016 ini menjadi sebesar 4,2 miliar dolar atau sekitar Rp 62 triliun.


Ditengah situasi yang mengharuskan orang untuk tetap dirumah, lantas apa yang membuat pendapatan game Pokemon Go masih meningkat? Ya, pada awal tahun ini, Niantic selaku pengembang dari game ini sudah melakukan modifikasi permainan sehingga pemain tidak perlu keluar rumah untuk berburu Pokemon. 


Siapa sangka pemikiran tim Niantic ini mampu membuat para pemain tetap tertarik untuk memainkan game ini hingga menghasilkan pendapatan yang besar untuk perusahaan.


Dengan pendapatan tersebut, tahun 2020 menjadi tahun terbaik bagi perkembangan game Pokemon Go, setelah di tahun 2019 sempat menjadi tahun terbesar bagi game ini dengan total pendapatan 902 juta dolar atau sekitar Rp 13 triliun.


Memang popularitas game Pokemon Go saat ini masih kalah saat pertama kali diluncurkan di tahun 2016. Namun perjalanannya selama kurang lebih empat tahun sudah menjadikan Pokemon GO sebagai game terlaris ketiga di seluruh dunia, tepat dibawah game PUBG Mobile dan Honor of Kings.